Senin, 10 Desember 2012

Misteri Lawang Sewu



Ketika anda sedang berada di Kota Semarang tidak ada salahnya anda mampir ke bangunan bersejarah yang satu ini.Sebuah gedung tua yang terletak di Tugu Muda yang dikenal dengan nama Lawang sewu.Dinamakan lawang sewu karena jumlah pintu dari bangunan tersebut yang begitu banyak,akan tetapi Sebenarnya lubang pintu disana hanya berjumlah 366. Namun tiap satu lubang pintu terdapat empat daun pintu. Jika dijumlah, maka hasilnya adalah 1464 daun pintu.
bangunan lawang sewu
Lawang sewu dibangun pada tahun 1903 dan selesai pada tahun 1907.Dulunya gedung ini merupakan kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS),dan setelah kemerdekaan gedung ini digunakan oleh pemerintah indonesia untuk kantor PT kereta Api Indonesia.Pada Selasa 5 Juli 2011, Lawangsewu resmi dibuka oleh Ani Yudhoyono setelah didandani dengan total biaya Rp 15,9 miliar.

Ketika anda masuk ke pintu gerbang lawang sewu,sebuah kereta tua akan menyambut kedatangan anda.Setelah memasuki gedung yang dulunya juga digunakan oleh pemerintah jepang tersebut,anda akan dibawa oleh pemandu ke beberapa ruangan yang cukup berbau mistis.

Ruang Pembantaian
Dulunya ruangan tersebut digunakan oleh penjajah untuk membantai tawanan-tawanan dari indonesia.Tempatnya cukup membuat merinding.

Lorong Kereta
Dinamakan lorong kereta karena saat kita di depan pintu tersebut pandangan akan lurus terus berupa pintu-pintu yang membentuk sebuah lorong yang sangat panjang.

Penjara Bawah Tanah
Di dalam ruang bawah tanag itu terdapat penjara duduk, penjara berdiri, dan ruang eksekusi. Penjara duduk, yang jumlahnya puluhan, adalah ruang berukuran sekitar 3 x 3 meter setinggi 1 meter.Para tawanan dipaksa duduk di dalam kotak itu dalam genangan air. Permukaan ditutup dengan besi. Tawanan harus terus duduk supaya bisa bernafas.
Penjara berdiri adalah kotak berukuran 1×1 meter persegi setinggi sekitar dua meter. satu kotak penjara berdiri diisi oleh 5 orang tawanan supaya tawanan berdesakan hingga tidak bisa duduk. Penjara ini diberi kawat berduri.Bisa dibayangkan betapa tersiksanya para tahanan saat itu.
Tempat ini pernah digunakan oleh salah satu televisi swasta untuk acara uji nyali.Ditempat ini juga terdapat tempat untuk pemenggalan kepala.Kemudian kepala-kepala yang telah dipenggal akan dibuang ke sungai yang ada dibelakang lawang sewu.


Bila anda penasaran ingin mengunjungi lawang sewu,anda cukup membayar dengan uang sepuluh ribu rupiah.Akan tetapi perlu diperhatikan,bila anda sudah membayar anda harus meminta kertas tiketnya.Karena jika tidak uang tersebut hanya akan masuk ke kantong penjaga tiket,bukan masuk ke kas negara.




Kisah Misteri - Salah satu bangunan yang terkenal dan bersejarah di Kota Semarang adalah Lawang Sewu. Bangunan ini terletak di Tugu Muda. Nama Lawang Sewu ini sendiri diambil dari banyaknya pintu yang dimiliki oleh bangunan tersebut. Bangunan ini sendiri dibangun pada tahun 1903 dan diselesaikan pada tahun 1907.

Dulunya sendiri, bangunan ini menjadi kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Namun, setelah Indonesia merdeka, gedung ini menjadi milik pemerintahan Indonesia dan digunakan sebagai kantor PT Kereta Api Indonesia. Gedung peninggalan Belanda ini masih terlihat sebagai bangunan Megah yang jika dilihat dari bundaran Tugu Muda. Memiliki bangunan yang artistik, kokoh dan bergaya Eropa tentunya menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan. Namun, di Lawang Sewu inilah kita mendengar bahwa seringkali terjadi hal-hal mistis. Hal ini sendiri tidak perlu diragukan lagi karena selain bangunan ini adalah bangunan tua, bangunan tersebut juga tidak berpenghuni sama sekali.

Padahal, Lawang Sewu ini menjadi tempat bersejarah dan seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah setempat. Sayangnya, keberadaan gedung ini seringkali diacuhkan dan dianggap sebagai barang rusak yang tidak berguna. Memang benar bahwa gedung ini jauh sekali dari perawatan. Kumuh, usang, bahkan tidak ada penerangan sama sekali di malam hari. Dengan keadaan inilah tidak ada masyarakat yang berani melintasi depan gedung ataupun berani masuk ke dalamnya. Hanya satu orang saja yang berani tinggal di pelataran gedung Lawang Seru, yang terkenal sangat angker ini. Dia adalah Soeranto. Soeranto ini sendiri mengakui bahwa di bangunan Lawang Seru ini memang banyak sekali penghuninya. Ia seringkali mengalami keanehan-keanehan pada malam hari. Soeranto ini memberitahukan banyak hal soal asal-usul Lawang Sewu yakni dibangunnya pertama kali pada tahun 1862. Pertama, gedung tersebut ditempati oleh Belanda namun sayangnya tidak berlangsung lama. Ketika Belanda menyerah terhadap Jepang, maka pada saat itulah gedung Lawang Sewu ini menjadi milik Jepang.

Memang, Lawang Sewu ini menjadi tempat bersejarah yang menyimpan banyak cerita tragis sehingga tidak heran jika banyak keanehan disini. Namun, jika anda merasa penasaran dan ingin mencoba merasakan berada di dalam gedung ini, anda bisa mendatangi Lawang Sewu dan membayar sepuluh ribu rupiah. Akan tetapi, ketika membayar pastikan anda meminta kertas tiketnya agar nanti masuk ke dalam kas negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar